Saya ingin berbagi 1 video kepada Anda yang berstatus sebagai perokok dan bukan perokok !

Tayangan video berjudul Smoking Kid dibuat oleh Yayasan Promosi Kesehatan Thailand.

Video ini sudah diupload ke youtube dan mendapatkan dukungan yg luarbiasa.

Di awal terlihat beberapa perokok dewasa sedang asyik merokok. Mereka tidak sadar sedang diambil gambarnya lantaran dilakukan dengan kamera tersembunyi.

Tiba-tiba saat sedang asyik mengepulkan asap kenikmatan, masing-masing perokok di tempat berbeda itu didatangi bocah, satu laki-laki dan perempuan. Perokok dewasa, laki-laki dan perempuan, terkejut saat sang bocah hendak meminjam korek sembari mengeluarkan sebatang rokok.

Lucunya para perokok dewasa itu tidak mau meminjamkan korek kepada para bocah itu. Bahkan dalam salah satu adegan, seorang perokok wanita mengatakan hal itu tidak baik buat kesehatan dan menyuruh anak itu berhenti merokok. Ada salah satu perokok pria sempat menceramahi bocah itu jika kegiatan merokok itu dapat menyebabkan kanker, emfisema, stroke, dan lainnya.

Saat asyik menceramahi, tiba-tiba para bocah itu balik bertanya, "Jadi kenapa Anda merokok?" Langsung saja para perokok dewasa itu tidak berkutik menghadapi pertanyaan itu. Sejurus kemudian, anak laki-laki dan perempuan itu menyodorkan sebuah kertas berisi kalimat berbunyi, 'Anda peduli dengan saya. Lalu kenapa Anda tidak peduli dengan diri Anda? Hanya diri Anda sendiri yang bisa menghentikan kecanduan rokok Anda'

Setelah kedua bocah itu meninggalkan masing-masing perokok, mereka pun terdiam. Ekspresi wajah mereka berbeda-beda. Ada yang kaget, terdiam, menggaruk kepala, dan langsung memasukkan kertas itu langsung ke saku celana.

Lihat videonya di http://bit.ly/NtJ4eK

KsK - Jogja


Sucofindo meningkatkan Kepercayaan atas Kesesuaian Mutu, Jumlah dan Legalitas Produk Kehutanan

TANTANGAN BISNIS

Kegiatan perdagangan produk kehutanan baik untuk pasar domestik maupun luar negeri semakin berkembang variasi dan kuantitasnya.
Perkembangan ini akan meningkatkan jumlah pihak yang terlibat dan memungkinkan terjadinya penebangan hutan dan pengangkutan kayu melintasi batas-batas wilayah.
Hal ini dapat membuat pihak pembeli kesulitan untuk memastikan kualitas dan kuantitas produk kehutanan atas kesesuaiannya dengan yang diperjanjikan dan dengan standar tertentu.
Untuk menegakkan kebijakan pemerintah tentang ketentuan kuota jenis barang yang dapat diekspor, diperlukan pihak ketiga yang independen untuk melakukan pengawasan melalui kegiatan inspeksi. SUCOFINDO memiliki personil yang berkualitas, teregistrasi dan profesional untuk melaksanakan kegiatan verifikasi dan inspeksi.

SOLUSI

Ruang Lingkup Pekerjaan

Kegiatan inspeksi dan verifikasi produk kehutanan adalah kegiatan pemeriksaan kesesuaian baik kualitas maupun kuantitas terhadap suatu perjanjian kerjasama pada transaksi jual beli, regulasi dan strandar tertentu yang telah ditetapkan bersama. Kegiatan inspeksi dan verifikasi produk kehutanan oleh SUCOFINDO dilakukan oleh personil yang memiliki kompetensi di bidangnya, profesional, dan menjunjung tinggi asas independensi.

Beberapa jenis jasa SUCOFINDO yang termasuk didalam kegiatan inspeksi dan verifikasi dibidang kehutanan adalah sebagai berikut :
  1. Pemeriksaan Kayu Bulat
    Adalah suatu kegiatan pemeriksaan untuk mengetahui jenis kayu, kualitas dan kuantitas kayu bulat
  2. Verifikasi Plantation Origin
    Adalah suatu kegiatan verifikasi dan atau inspeksi untuk memastikan bahwa hasil hutan kayu yang digunakan sebagai bahan baku pada proses produksi unit usaha kehutanan berasal dari hutan tanaman (plantation origin)
  3. Verifikasi Legal Origin (VLO)
    Adalah suatu kegiatan verifikasi dan atau inspeksi untuk memastikan bahwa hasil hutan kayu yang digunakan sebagai bahan baku pada proses produksi unit usaha kehutanan berasal dari sumber yang legal (legal origin).
  4. Verifikasi Legal Compliance
    Adalah suatu kegiatan verifikasi dan atau inspeksi untuk memastikan bahwa hasil hutan kayu yang digunakan sebagai bahan baku pada proses produksi unit usaha kehutanan berasal dari sumber telah memenuhi regulasi yang digunakan (legal compliance) 
  5. Verifikasi Ekspor Produk Industri Kehutanan
    Adalah kegiatan verifikasi untuk memastikan bahwa produk industri kehutanan yang akan diekspor telah memenuhi ketentuan atau standar yang ditetapkan melalui verifikasi kesesuain dokumen ekspor dan fisik barang ekspor
  6. Verifikasi Kayu Bulat
    Adalah suatu kegiatan verifikasi untuk memastikan kualitas dan atau kuantitas terhadap kayu bulat yang dimiliki oleh unit usaha kehutanan.
  7. Verifikasi Prokalino
    Adalah suatu kegiatan verifikasi produk kayu olahan dan turunannya serta barang jadi yang berbahan baku Kayu Ulin sesuai Permenhut No 35/Menhut-II/2009
  8. Verifikasi Pemegang Ijin Perdagangan Kayu Antar Pulau (PKAPT)
    Adalah suatu kegiatan verifikasi terhadap pemilik ijin Perdagangan Kayu Antar Pulau Terdaftar (PKAPT) dengan tujuan untuk mengetahui keberadaan dan informasi terkait pemegang ijin PKAPT.
  9. Verifikasi Eksportir Terdaftar Produk Industri Kehutanan (ETPIK)
    Adalah suatu kegiatan verifikasi terhadap pemilik ijin Eksportir Terdaftar Produk Industri Kehutanan dengan tujuan untuk mengetahui keberadaan dan informasi terkait pemegang ijin ETPIK.
  10. Monitoring Timber Traceability System
    Adalah suatu kegiatan verifikasi dengan menggunakan teknologi sistem informasi dan verifikasi lapangan untuk memastikan suatu kayu bulat telah sesuai dengan regulasi penatausahaan hasil hutan dan untuk memastikan bahwa kualitas maupun kuantitas kayu tersebut tidak mengalami perubahan.

Manfaat

Manfaat jasa inspeksi dan verifikasi produk kehutanan secara umum adalah untuk memastikan kesesuaian baik secara kualitas maupun kuantitas terhadap suatu perjanjian kerjasama pada transaksi jual beli dan atau pemenuhan terhadap ketentuan/peraturan yang berlaku dan atau strandar tertentu yang telah ditetapkan bersama

MENGAPA MEMILIH SUCOFINDO

Reputasi
SUCOFINDO adalah salah satu dari lembaga sertifikasi pertama di Indonesia, dengan cakupan sertifikasi sistem manajemen (mutu, lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja), sertifikasi produk dan berbagai sertifikasi yang lain.
Jaringan
SUCOFINDO memiliki titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia. Kami bermitra dengan lembaga sertifikasi asing dari negara tujuan ekspor Indonesia.
Jasa Sesuai Kebutuhan Pelanggan
SUCOFINDO senantiasa berusaha untuk menawarkan solusi yang menjawab kebutuhan para pelanggannya.
Pengakuan
SUCOFINDO adalah anggota ALSI (Asosiasi Lembaga Sertifikasi Indonesia). Kami memiliki akreditasi dari LEI (Lembaga Ekolabel Indonesia), Lembaga Penilai dan Verifikasi Independen dari Komite Akreditasi Nasional, serta terdaftar sebagai Lembaga Penilai Independen Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Jasa-jasa kami yang lain berakreditasi ISO 17020, 17025, dan bersertifikasi ISO 9001.

PELAKSANAAN PEKERJAAN

Pekerjaan verifikasi dan inspeksi dilakukan sesuai dengan internal prosedur dan internasional prosedur kerja yang diakui oleh organisasi nasional maupun internasional. Pendekatan yang dilakukan dalam pekerjaan verifikasi dan inspeksi adalah :
  1. Mengidentifikasi standar yang akan digunakan
    Identifikasi mengenai standar yang akan digunakan dalam melakukan verifikasi dan inspeksi diperlukan kesepakatan mengenai standar yang digunakan. Standar tersebut dapat mengacu pada perjanjian kerjasama pada transaksi jual beli, regulasi dan atau strandar tertentu yang telah ditetapkan bersama
  2. Pelaksanaan verifikasi dan inspeksi
    Pelaksanaan pekerjaan verifikasi dan inspeksi dilakukan oleh personil PT Sucofindo yang memiliki kapasitas, profesional dan menjunjung asas independensi. Pelaksanaan verifikasi dan inspeksi menggunakan standar yang telah disepakati oleh klien.
  3. Penerbitan sertifikat dan atau laporan
    Penerbitan sertifikat dan atau laporan dilakukan setelah kegiatan verifikasi dan inspeksi. Sertifikat dan atau laporan yang diterbitkan akan diberikan kepada pihak-pihak, sebagaimana telah disepakati dengan pelanggan. 
Sumber : http://www.sucofindo.co.id/produk-kehutanan/261/inspeksi-dan-verifikasi-produk-kehutanan.html

KOMPAS.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk resmi menghentikan layanan produk code division multiple accesss (CDMA) di bawah merek Telkom Flexi. PT Telkom mengalihkan seluruh pelanggan Flexi ke anak usahanya yang lain, PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel).

Prakoso Imam Santoso, Acting Vice President Investor Relations PT Telkom mengatakan, aksi tersebut dilakukan menyusul adanya penataan pita frekuensi radio 800 Mhz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler sesuai Peraturan Menkominfo nomor 30 tahun 2014.

Berdasarkan surat No.623/DJSDPPI.1/HK/9/2014 tanggal 30 September 2014 oleh Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, PT Telkom menerima Surat Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika yang menyetujui pengalokasian penggunaan pita frekuensi radio 800 Mhz rentang 880 – 887,5 Mhz berpasangan dengan 925 – 932,5 Mhz dari perseroan kepada Telkomsel.

Setelah dikeluarkannya keputusan ini, PT Telkom akan meningkatkan layanan Flexi melalui Telkomsel. Namun, manajemen PT Telkom mengaku belum menentukan teknis penanganan limpahan pelanggan Flexi tersebut.

"Telkomsel telah menyetorkan uang muka Rp 707 miliar, 25 persen dari total konsiderasi yang harus diterima perseroan yaitu sebesar Rp 2,828 triliun, ujar Prakoso dalam pernyataan resminya seperti dikutip Kontan, Jumat (3/10/2014).

Adapun, Telkomsel akan membayar sisa biaya, yakni sebesar Rp 2,12 triliun pada saat tanggal penutupan yang jatuh hingga 31 Desember 2014.

PT Telkom bisa mencairkan dana tersebut setelah menyerahkan salinan dari persetujuan Menkominfo kepada bank yang mengelola rekening penampungan. Setelah Telkomsel menyetorkan uang muka kepada PT Telkom yaitu pada 1 Oktober 2014 maka transaksi antara PT Telkom dengan Telkomsel akan berlaku efektif.

Pada semester pertama 2014, jumlah pelanggan Flexi tersisa 4,12 juta pelanggan atau jauh berkurang dibandingkan 15,5 juta pelanggan pada semester pertama 2013. (Amailia Putri Hasniawati/KONTAN)
Sumber: Kontan
Editor: Reza Wahyudi
 
Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2014/10/04/15150047/kontan.co.id  
 
 
JAKARTA, KOMPAS.com - Telkom Flexi sedang dalam proses migrasi ke produk Telkomsel, sebagai bagian dari Kartu As. Bagaimana nasib nomornya?

Menurut Adhi Putranto, General Manager Prepaid Core Product Marketing Telkomsel, nomor Telkom Flexi dipastikan akan berubah. Namun, ujarnya, diusahakan nomor yang didapatkan pelanggan akan serupa dengan nomor sebelumnya.

"Mungkin, setidaknya lima angka belakang bisa sama lah," ujarnya saat ditemui di Kantor Telkomsel, Wisma Mulia, Jakarta, Selasa (2/9/2014).

Apa saja yang sudah disiapkan oleh Telkomsel untuk perpindahan itu? Adhi mengatakan rinciannya memang masih dibicarakan secara intensif dengan Telkom. Namun ia menjanjikan tentunya akan ada promo tarif murah, misalnya ke sesama Flexi atau Kartu AS atau bahkan sesama Telkomsel.

Telkom Flexi sedang dalam proses migrasi ke Telkomsel, menyusul pasar CDMA (atau tepatnya, pasar Fixed Wireless Access berbasis CDMA) yang relatif sudah stagnan.

Perpindahan itu memang tidak mudah, Adhi mencontohkan masih ada perbincangan yang intensif mengenai bagaimana pendekatannya. "Apakah pelanggan harus datang ke Grapari (untuk mengganti nomor) atau pelanggan akan didatangi secara langsung," ujarnya.

Saat ini diperkirakan ada sekitar 6 juta pelanggan Telkom Flexi. Tidak diketahui seberapa banyak yang akan terkonversi ke Telkomsel saat migrasi nanti dilakukan. Apalagi, pelanggan harus berganti nomor dan handset mereka.

Flexi nantinya akan masuk dalam keluarga Kartu As, di antara jajaran produk Telkomsel (KartuHalo, SimPati, Kartu As dan Loop). Adhi mengatakan produk hasil pindahan ini diberi kode "Kartu As CDMA", tentunya ini belum tentu merupakan nama produk resminya nanti.

Sumber : http://tekno.kompas.com/read/2014/09/02/1437115/flexi.ke.kartu.as.bagaimana.nasib.nomornya.

| Copyright © 2009 - 2014 www.mediakayu.com