dikirim oleh INA®

From: "Bank Mandiri ebanking" <ebanking@bankmandiri.co.id>
Date: Sat, 09 Aug 2014 14:23:51 -0400
To: <yohanes@ina.co.id>
Subject: Waspadai Penipuan Bermodus Phishing

www.bankmandiri.co.id mandiri
phising

Apa itu Phishing?

Phishing adalah tindakan memperoleh informasi pribadi seperti User ID, PIN, nomor rekening bank, nomor kartu kredit Anda secara tidak sah dengan tujuan penipuan atau kejahatan.

Bagaimana phishing dilakukan?

Teknik Phishing yang sering digunakan:

  • Menggunakan format dan alamat e-mail palsu untuk meminta data rekening dengan alasan perbaikan/upgrade sistem
  • Menggunakan website palsu yang mirip dengan website Bank Mandiri yang resmi
  • Mengirimkan form isian melalui e-mail yang meminta user ID, password atau PIN

Teknik ini dilakukan untuk mendapatkan User user ID, password atau PIN secara tidak sah.

Mencegah phishing

  • Selalu periksa alamat website yang Anda kunjungi di address bar browser Anda. website resmi bank, yaitu: www.bankmandiri.co.id
  • Jangan pernah memberikan User ID atau PIN Anda pada orang lain bahkan staf Bank Mandiri sekalipun. Bank Mandiri tidak pernah menanyakan nomor PIN untuk alasan apapun.
  • Jangan terpancing untuk mengikuti anjuran melakukan transfer ke rekening tertentu, dengan tujuan mendapatkan hadiah undian.
  • Jika Anda mendapatkan e-mail yang berisi pemberitahuan bahwa Bank Mandiri sedang meng-upgrade system dan meminta Anda melakukan konfirmasi dengan data-data pribadi, jangan reply atau meng-klik link yang ada pada e-mail tersebut. Bank Mandiri menerapkan kebijakan untuk tidak meminta pemilik rekening/Nasabah meng-update data melalui sarana e-mail.
  • Jika anda sudah terlanjur melakukan reply, segera hubungi mandiri call 14000 untuk melakukan penghapusan fasilitas internet banking dan silahkan mendaftar ulang melalui mandiri ATM atau cabang yang terdekat.

Jangan pernah memberikan PIN atau Password Anda pada orang lain, bahkan staf Bank Mandiri sekalipun. Bank Mandiri tidak pernah menanyakan PIN atau Password untuk alasan apapun.

Transaksi e-banking, mandiri saja

twitter www.bankmandiri.co.id
mandiri call 14000 Terdepan, Terpercaya, Tumbuh bersama Anda

Kami atas nama seluruh kerabat kerja mengucapkan :


BANJARMASIN, KOMPAS.com —
Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta mencurigai salah satu perusahaan Malaysia melakukan perambahan hutan di perbatasan Kalimantan Barat dengan negeri jiran tersebut. 
   
Kesimpulan tersebut berdasarkan hasil inspeksi dan pemantauan udara yang dilakukannya sekitar tiga bulan lalu. Mantan Pembantu Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, ini tercengang ketika melihat jalan yang berkelok-kelok di tengah hutan yang berstatus hutan lindung tersebut.

"Kami juga heran, kenapa hutan lindung, kok, ada aktivitas penebangan. Informasi yang kami peroleh, penebangan itu dilakukan perusahaan Malaysia," katanya seusai menjadi keynote speaker sosialisasi UU No 32 Tahun 2009 di Hotel Arum Kalimantan, Rabu (25/8/2010).

Sayangnya, dia tidak mau menyebut perusahaan yang membabat hutan kita itu. Soalnya, data detail tentang perusahaan tersebut sedang diburu jajaran Kementerian Kehutanan.


Bahkan, Hatta juga menduga kerusakan hutan di beberapa daerah perbatasan, khususnya di wilayah Kaltim dan Kalbar tersebut, dilakukan perusahaan asing dari negara tetangga.


Disinggung adanya keterlibatan oknum aparat di wilayah perbatasan, Hatta menjawabnya diplomatis. Menurutnya, jika tidak ada izin masuk dari petugas, perusahaan tersebut tidak bisa masuk ke wilayah tersebut.


"Logikanya, mana mungkin perusahaan asing bisa masuk kalau tidak ada izin dari petugas," cetusnya.


Sementara itu, Deputi V Bidang Penataan Kementerian LH Ilyas Asad menambahkan, perambahan hutan di Kalbar dan beberapa daerah perbatasan dilakukan perusahaan berskala besar.


Sebab, jalan yang dibuat di dalam hutan tersebut jaraknya sangat jauh. Dengan demikian, tidak mungkin jalur tersebut dibuat dengan alat manual yang dimiliki masyarakat sekitar. Selain itu, lanjut dia, pohon yang dilakukan penebangan jumlahnya juga banyak. Hal itu semakin menguatkan bahwa perambahan hutan tersebut dilakukan perusahaan berskala besar.
 
"Kalau masyarakat sekitar paling menebangnya tiga pohon saja, dan tidak mungkin membuat jalan yang cukup bagus di tengah hutan," paparnya.
 

Sumber : kompas.com
http://regional.kompas.com/read/2010/08/26/03175187/Ada.Bukti.Malaysia.Babat.Hutan.Kita



Agra Brata Caturangga, Pt

website : www.abctrade.co.id


Solo
Contact Person :
Agus Wahadi
HP : 087836692851
Email : info@abctrade.co.id
Alamat Gudang : Temulus Rt.03 Rw.07 Pondok, Grogol, Sukoharjo
Telpon : 0271 625449 | Fax : 0271 642906


JEPARA
Contact Person :
Catur Prasetya N.
HP  : 081228099749 / 085867114941
Email : sales-jpr@abctrade.co.id

Jogjakarta

Contact Person :
Tarto
HP : 08175421503
Email : sales@abctrade.co.id
Jalan Pramuka no 9C Umbulharjo
Telpon : 0274 370042



| Copyright © 2009 - 2014 www.mediakayu.com